Education for Patient

SEBENARNYA BERAPA TEKANAN DARAH NORMAL PADA LANSIA?

PERKI SEBENARNYA BERAPA TEKANAN DARAH NORMAL PADA LANSIA?

 

Ada berita baru tentang tekanan darah: Apakah Anda pernah mendapat pesan singkat yang marak beredar di masyarakat yang seperti ini?  

 

Amerika Serikat secara resmi menentang: tekanan darah standar 65 tahun adalah 150/90, lansia normal di atas 80 tahun adalah 160 atau bahkan 170. Selama bertambah-tahun, kita sangat ditentang oleh "standar lama" (HT lebih dari 120) yang dibutuhkan pada kepentingan Medis dan Komersial di Masa lalu. Ini telah menyebabkan beban psikologis besar yang tidak perlu pada orang tua di atas usia enam puluh atau tujuh puluh tahun! 

 

Mulai sekarang, kita harus mengubah konsep yang dipindahkan oleh seorang dokter. Silakan lihat laporan berikut!

 

Alihkan persepsi kita tentang tekanan darah normal! Berapa tekanan darah normal untuk semua umur?

Tekanan Darah sistolik normal = Mengurangi Tekanan Darah sistolik Oleh formula Wu ( 82 + Umur Pasien )

Contoh: 75 tahun = 82 + 75 = 157

 

Tekanan darah sistolik normal: 

pria = 82 + usia, 

wanita = 80 + usia,

 

Indikator kesehatan: tekanan darah sistolik yang terukur = tekanan darah sistolik normal.

 

Dokter di Rumah Sakit North Hospital of Third Hospital mengatakan bahwa tekanan darah orang di atas 70 tahun tidak boleh lebih rendah dari 130, jika tidak, mudah untuk menghasilkan pingsan hipotensi postural, tekanan darah tinggi antara 150 ~ 130 lebih aman, lebih baik lebih tinggi , bukan lebih rendah.

 

Hal yang sama berlaku untuk gula darah. Dengan bertambahnya usia, standar lebih fleksibel lebih baik. Jumlah pasien diabetes 60 tahun terkontrol adalah sekitar 6,5, dan terkontrol pada usia 70 tahun adalah sekitar 7,5. Mayoritas yang di atas 80 tahun tidak melebihi 8,0. Kadang-kadang, bisa sekitar 8,5. Hipoglikemia bahkan lebih mengerikan. Saya harap setiap keluarga memiliki orang yang sehat! 

 

Demikian pesan singkat yang disampaikan tentang berita miring tentang masalah kesehatan.

 

Klarifikasi tentang pernyataan diatas (HIPERTENSI PADA POPULASI LANSIA):

 

1. Berdasarkan guideline yang dikeluarkan oleh perkumpulan hipertensi Eropa (dan diadopsi oleh perkumpulan hipertensi Indonesia), definisi Hipertensi pada populasi tersebut adalah tetap diatas 140/90.

 

2. Berapa target Tekanan darah (TD) pada populasi ini? Pada kedua populasi, begitu sudah diputuskan pemberian obat, targetnya adalah tekanan darah sistolik antara 130/80 sampai 139/89.

 

3. Pengukuran TD yang disarankan adalah :

           1. Pengukuran di beberapa kali pemeriksaan (bukan hanya di 1x kunjungan). Kecuali TD langsung diatas 180/110. 

           2. Pengukuran diluar klinik, yaitu home blood pressure monitoring (HBPM) dan ambulatory blood pressure monitoring (ABPM).

 

4. Target TD memang perlu dimonitor lebih ketat, apabila TD dibawah 130, terjadi kenaikan risiko untuk terjatuh (injurious fall).

 

5. Penelitian yang mendasari adalah SPRINT trial dan HYVET trial. Penelitian SPRINT yang melibatkan 2636 populasi berusia sekitar 75 tahun, menunjukkan target TD yang lebih rendah (rata2 124/62) secara signifikan mencegah kejadian kardiovaskular, gagal jantung dan mortalitas (30%) dibandingkan kelompok yang targetnya lebih tinggi (rata2 135/67). Tekanan 124/62 tersebut (home BP monitoring) merefleksikan TD 130-140 di pengukuran di klinik/RS.

 

Satu lagi yang perlu diklarifikasi mengenai faktor risiko penyakit jantung koroner, yaitu pada penderita hipertensi memang terkait faktor risiko lain seperti penyakit gula atau diabetes melitus. Pada pesan singkat di atas ditulis bahwa gula darah terkontrol menurut usia adalah 6.5 pada pasien 60 tahun dan untuk usia 70 tahun adalah 7,0 atau malahan bisa sampai 8,0 atau 8,5. Sebenarnya kemungkinan yang dimaksud pasien ini adalah HbA1C atau kadar gula rata-rata pasien selama 3 bulan dan target HbA1C untuk pencegahan penyakit Jantung koroner adalah <7. 

 

 

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KARDIOVASKULAR INDONESIA (PERKI)

 

 

Catatan: gambar diambil dari Mayo foundation